Fiat Voluntas Tua

Deliverance – Temu Moderatores Karismatik Nasional XII

| 0 comments

Hari Selasa, 18 September 2012 pukul 17.00, Mgr Ignatius Suharyo membuka secara resmi Temu Moderator Karismatik dan Rapat Pleno Besar BPN Karismatik Indonesia di Hotel Jayakarta Jakarta. Keuskupan Purwokerto mengutus 5 Romo. Ada sekitar 120 imam dari seluruh Indonesia yang menghadiri pertemuan sampai hari Kamis 20 September besok.

Dalam kotbahnya, Mgr Suharyo mengingatkan bahwa Karismatik sebagai gerakan pembaruan adalah salah satu wujud nyata karya keselamatan Allah bagi dunia melalui Yesus Kristus. Maka, pertanyaan dasarnya adalah bagaimana karismatik bisa mengembangkan dua keutamaan iman yakni belarasa dan kerja sama. Jika dilaksanakan secara konsisten, dua keutamaan itu akan membawa perubahan dan pembaruan bagi masing-masing orang, Gereja dan dunia. Pembaruan itu akan terjadi ketika semua orang bisa melihat segala peristiwa kehidupan ini dalam kacamata iman. Ini berarti bagaimana melihat seluruh kejadian sebagai bagian dari rencana dan sejarah keselamatan Allah.

Temu moderator nasional karismatik tahun ini mengambil bentuk retret/seminar deliverence. Seminar ini dibawakan oleh Pater Jose Francisco D. Syquia beliau adalah pembimbing dan eksorsis dari Kantor Pusat Eksorsisme Keuskupan agung Manila. Karena itu, seluruh rangkaian seminar ini disampaikan dalam bahasa Inggris. Untung ada penerjemah sehingga kami bisa mengikutinya..hehehhe..

Session I malam tadi menjelaskan 3 hal besaran yakni:
1). Peperangan Rohani dan demonology
2). Serangan Iblis yg luar biasa dan Eksorsisme
3). Ajaran Resmi Vatikan tentang eksorsisme

Beberapa point yang bisa disampaikan di sini adalah:
1). Pengusiran setan dalam kehidupan Gereja dewasa ini sedikit banyak ditinggalkan. Padahal iblis sampai saat ini masih berkuasa dan kekuasaannya sangat nyata ada dalam kehidupan kita. Zaman sekarang, iblis lebih dilihat secara simbolik sebagai kejahatan, kekacauan dan ketidakbaikan daripada sebagai person/pribadi yang menyebabkan maut, kecelakaan dan kematian. Kita tidak menghiraukan lagi dan tidak percaya lagi bahwa setan masih tetap hadir sebagai person/pribadi yang harus terus menerus dilawan. Jika kita membaca Kitab Suci, tindakan pengusiran setan dilakukan oleh Yesus sebagai kelanjutan dari pewartaan sabdaNya. Sepanjang hidupNya, Yesus terus berjuang untuk melawan dan melumpuhkan setan.

2). Dengan menyadari kehadiran setan dan kuasanya, kita akan makin menyadari bahwa Tuhan sungguh begitu baik bagi kita dg mengutus Putra TunggalNya bagi keselamatan kita dari serangan setan.

3). Siapa itu setan? Setan adalah musuh yang memecahbelah. Dosa utamanya adalah kesombongan. Setan tidak bisa menerima kodratnya sebagai ciptaan. Setan tidak bisa menerima bahwa ada kuasa lain di atas dirinya, yakni kuasa Allah. Maka setan selalu membenci Tuhan dan pengikut2Nya. Setan adalah bapa para pendusta, asal muasal ajaran sesat, pencuri yg kadang kala menyamar sebagai malaikat.

4). Apa itu eksorsisme? Eksorsisme adalah tindakan mengusir setan yg bersembunyi di dalam diri seseorang. Tindakan ini menjadi tanda yang sangat jelas bagaimana kuasa Tuhan digunakan untuk melawan kuasa setan. Setiap orang kristen sebetulnya diberi kuasa oleh Tuhan untuk melakukan eksorsisme sederhana dengan rumusan “Dalam Nama Yesus, pergilah kau setan!!!”.  Eksorsisme singkat inilah yang disebut dengan deliverence. Selain org2 biasa yang bisa melakukan deliverence, ada orang2 tertentu yakni para imam yang diberi mandat secara khusus untuk melaksanakan eksorsisme meriah (solemn excorcisme) dengan menggunakan ritus romawi berbahasa latin. Tdk semua org, bahkan tidak semua imam bisa/boleh melakukan eksorsisme jenis inim. Dengan mandat penuh dari uskup, sang eksorsist akan melakukan pengusiran dengan dibantu oelh doa seluruh Gereja di dunia ini.

5). Dalam Kitab Wahyu, kita bisa melihat bagaimana suasana akhir zaman ditandai dengan pertempuran antara Gereja dengan iblis. Gereja sebagai kumpulan orang2 yang sudah diselamatkan dari kuasa setan dengan rahmat baptisan, menjadi target utama serangan iblis. Mengapa? Karena setan ingin supaya jiwa2 orang yang sudah diambil Kristus, kembali lagi kepadanya. Dan, waspadalah karena bagi orang kristen, setan akan menyerang dengan sangat halus dan penuh penipuan karena konon ceritanya, orang kristenlah yang paling berani untuk melawan setan.
Session pertama selesai pukul 22.30.

~deddy,pr~

Leave a Reply

Required fields are marked *.