Fiat Voluntas Tua

Pertobatan Berjamaah

| 0 comments

“Tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.”

Mujizat sering dicari orang sampai sekarang, apakah itu kesembuhan dari penyakit, keluar dari berbagai masalah. Karena dipercaya bahwa mujizat adalah tanda kehadiran Allah ditengah  kemustahilan usaha manusia.  Mujizat adalah tanda bahwa manusia masih berharap ada campur tangan Tuhan dalam kehidupannya, sehingga terjadi perubahan dalam kehidupannya.  Seorang yang tidak puas dengan keadaannya bisa saja berharap akan mujizat yang datang yang sesuai dengan harapannya. Mujizat adalah bukti akan campur tangan Tuhan, intervensi Tuhan atas diri umat manusia.

Tetapi kita juga perlu waspada apakah yang menjadi penyebab suatu keadaan, sehingga kita berteriak-teriak dan bersujud dalam doa saat minta mujizat terjadi. Jangan-jangan kitalah yang jadi penyebab suatu keadaan. Setelah segalanya diluar kendali kita, kita sekarang yang ‘memaksa’ Tuhan turun tangan dan menjadikannya mujizat.

Ada kecenderungan meningkatnya penyakit gula diderita anak-anak jaman sekarang. Ini bisa saja terjadi karena anak-anak lebih banyak mengkonsumsi tepung putih, gorengan dan minuman bersoda yang berkadar gula tinggi. Mereka kurang mengkonsumsi buah dan sayuran secara seimbang. Makanan yang tersedia diantara mereka keanyakan junk food, baik di sekolah maupun di mall-mall. Orangtuanya tidak berusaha memberikan makanan yang sehat, karena lebih mudah memberikan uang jajan daripada menyediakan bekal makanan sehat dari rumah. Kelihatannya yang perlu bertobat memang orangtuanya daripada anak-anaknya ya.

Jalanan kota sudah penuh sesak dengan kendaraan bermotor dan mobil yang tidak dapat ditahan pertumbuhannya sementara panjang jalan tidak bertembah juga. Memang diperlukan mujizat untuk membuat jalan-jalan di kota menjadi asri dan bebas macet. Tetapi bukankah sebabnya juga karena manusia juga yang membuatnya demikian? Peraturan daerah tidak dipersiapkan dengan baik, kalaupun ada peraturan juga tidak ditegakkan. Peraturan yang ada tambal sulam tidak terintegrasi, sama dengan galian yang bergantian muncul dari berbagai instansi menambah titik kemacetan yang ada. Pasti banyak yang berharap ada mujizat terjadi dikota Jakarta yang semakin semrawut ini.

Mujizat yang terbesar terjadi bilamana seseorang berpaling kepada Allah. Ia meninggalkan segala kehidupan buruknya dan memulai kebiasaan baru. Ia tidak lagi egois tetapi memperhatikan sekelilingnya termasuk lingkungannya. Ia mulai dengan kebiasaan baru, dan akhirnya menjadi habitus-habitus baru. Pertobatan yang diharapkan adalah pertobatan yang berdampak komunal, berdampak bagi sekitarnya.

Kalau saja pertobatan itu terjadi di lapisan para pemimpin, baik pemimpin agama, pemimpin dan pemuka masyarakat, para pejabat  pembuat kebijakan. tentu dampaknya menjadikan suatu lingkungan masyarakat, termasuk kota-kota menjadi tertata lebih rapih. Orang tidak ragu lagi untuk membayar pajak, karena pajak yang dikumpulkan digunakan bagi perbaikan sarana umum. Tidak dikorupsi dan dapat dipertanggungjawabkan. Pertobatan juga perlu terjadi bagi para penduduk kota sehingga tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kali dan selokan bersih dari sampah. Sehingga bila masuk musim hujan, air bisa mengalir lancar ke saluran pembuangan tanpa hambatan dan menjadikan banjir dimana-mana.

Mujizat bisa terjadi ditengah-tengah kita manakala kita sendiri mulai dengan pertobatan kita dan merubah kelakuan kita sehingga berdampak bagi sekitar kita. Jangan pernah berhenti mendoakan orang lain, doakan juga kota tercinta, para pemimpin dan pejabat bahkan negeri ini. Doa kita jauh lebih penting daripada hujatan dan kutukan, karena pertobatan hanya terjadi akibat campur tangan Allah dalam kehidupan manusia.


===============================================================================================

Bacaan Injil  Mat 11:20-24

“Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.”

Leave a Reply

Required fields are marked *.